MATHEMATICS LEADERSHIP

Setiap orang punya kesempatan untuk berubah, asalkan dia tahu bagaimana cara mengubahnya. Bahkan bayi pun punya kesempatan untuk berubah. Sabtu, 27 September 2016 adalah satu hari sharing and learning bersama Kak Nabil Badjri, Matematika UI 2011 yang mengangkat tema “Be The Change!” dalam Mathematics Leadership, dan berikut adalah catatan-catatan penting yang bisa kita ambil untuk diaplikasikan!

 

PERKEMBANGAN SEORANG PEMIMPIN

Pentingnya berkembang menjadi pemimpin:

  1. Semakin tinggi tingkat kepemimpinan seseorang, maka semakin tinggi tingkat efektivitasnya.
  2. Kesuksesan pribadi tanpa kemampuan memimpin hanya menghasilkan efektivitas yang terbatas.
  3. Untuk mengubah tujuan organisasi, ubahlah pemimpinnya karena pemimpin yang mengatur.
  4. Untuk mencapai tingkat efektivitas tertinggi, kita harus meninggikan batas atas yang membatasi kemampuan kita dalam memimpin. Jangan puas hanya pada level tertinggi kita. Naikkan lagi.

 

Cara untuk berkembang sebagai pemimpin:

  1. Walaupun menjadi staff, tetap harus berkembang. Jadilah orang yang paling pertama merespon. Jadilah orang-orang yang berbeda.
  2. Rahasia kesuksesan untuk menjadi pemimpin terletak pada agenda harian.

Banyak dari kita yang sudah merancang atau mengagendakan sesuatu dari A sampai Z, tapi setelah eksekusi malah gagal. Disiplin dengan rancangan atau agenda kita, itulah yang penting. Hal-hal di luar agenda tersebut sebenarnya bisa dilakukan nanti.

  1. Kepemimpinan berkembang dari hari ke hari, bukan dalam satu hari.

Pemimpin itu bakat alami atau bukan? Sebenarnya, kepemimpinan itu seni yang bisa dipelajari. Meskipun memang ada orang-orang yang sudah punya bakat dalam memimpin. Pemimpin adalah seseorang yang dilatih, bukan hanya sekedar bakat.

 

Empat tahapan perkembangan kepemimpinan:

  1. Saya tidak tahu bahwa saya tidak tahu.

Merasa tidak butuh akan sesuatu.

  1. Saya tahu bahwa saya tidak tahu.

Sadar akan sesuatu kegagalan.

  1. Saya berkembang dan mengerti, hasilnya pun mulai terlihat.

Sudah mencoba mencari solusi untuk berkembang.

Dua hal penting selama kuliah : banyak membaca dan bimbingan (mentor).

  1. Saya melakukannya karena saya tahu.

Punya banyak pilihan (skala prioritas) dan tahu mana yang paling penting dan dapat meningkatkan efektivitas kita.

 

CIRI-CIRI SEORANG PEMIMPIN

  • Disiplin terhadap diri sendiri
  1. Orang yang pertama dipimpin adalah diri sendiri.

Di agama pun diajarkan bahwa kita adalah seorang pemimpin.

  1. Arahan yang penuh disiplin.
    1. Jangan mencari alasan, karena nantinya apa yang akan diagendakan malah mundur terus.
    2. Jangan terima imbalan sebelum pekerjaannya selesai. Usaha dahulu sebelum mendapatkan apa yang menjadi hak kita.
    3. Fokus terhadap hasil. Kalau tidak fokus terhadap hasil, siapa yang mau mengapresiasi?

 

  • Menyusun prioritas sehari-hari
  1. Disiplin dalam menyusun prioritas dan kemampuan untuk bekerja sesuai tujuan yang telah ditetapkan merupakan hal yang sangat penting bagi kesuksesan seorang pemimpin.
  2. Menggunakan sebuah hukum untuk mengawasi dan memimpin orang lain.

Kita tidak bisa menyamaratakan komando ke setiap orang. Kita harus mengenal dan dekat dengan setiap orang yang kita pimpin. Kita yang memulai, keep orang-orang yang memiliki pengaruh dan produktivitas.

  1. Kelola atau aturlah. Jika tidak, kita akan menderita.
  2. Prioritas penugasan :
    1. Sangat penting/sangat mendesak
    2. Sangat penting/tidak mendesak
    3. Tidak penting/sangat mendesak

Kalau bisa didelegasikan ke orang lain saja.

  1. Tidak penting/tidak mendesak

Gunakan aplikasi di HP untuk pengingat.

  1. Pilih prioritas, evaluasi, gunakan hukum prioritas.

 

  • Mengembangkan rasa percaya
  1. Rasa percaya adalah dasar kepemimpinan.
  2. Percaya pada orang lain terlebih dahulu.
  3. Gagal jangan langsung di judge, kasih tahu caranya bagaimana.
  4. Pemimpin adalah orang yang tahu jalan. Dia coba, dia tunjukkan.
  5. Karakter menunjukkan banyak hal.

 

  • Melontarkan impian dengan efektif
  1. Hampir selalu, kita hanya bisa mengejar apa yang kita lihat.
  2. Lihatlah sebelum memimpin.
  3. Fokus untuk mendengarkan.
  4. Agar memiliki impian yang lebih besar, maka ukurlah diri dan periksalah hati kecil kita.

Reporter: Hanna

Leave a Reply